Dalam sebuah dosa

Tak semua hati mengerti hati kita semua hati selalu bisa satu. Ketika kejujuran itu datang akankah kau membantahnya lagi sebagai makhluk lemah yang selalu bertingkah aneh.
Pinggiran jalan yang berkerikil mampu membuatmu oleng bahkan terjatuh. Namun tidak jika kerikil kecil itu kau buatkan tempat kecil dalam pikirmu.
Saat saat seperti apa kau butuh dia?! di saat ribuan kerikil membuatmu terjatuh hingga hingga kaupun tak sanggup bangkit untuk itu. Dosakah aku jika memintanya tuk itu. Setelah sekian lama aku menepisnya ke tempat kedua dalam hatiku.
Hanya maaf yang sanggup kuucap untuknya.Untuk semua alfa yang kubuat. Kini kuinggin  disetiap nafasku ada dia, detak jantungku ada karena dia, dan jiwaku pun hidup karena putih hatinya
Ketika satupun kan mampu membuat jarak itu tak berubah selain dirimu sendiri. Dirimu takkan mampu memberi apa yang kau pinta tuk semua  jujurmu.
Kini…kuingin kudapat bangkit dari kerikil kecil yang dapat menghempas tubuh yang penuh dosa. tanpa terlintas di pikirku. Begitu banyak keinginan dalam pikirku. Begitu banyak ingin dalam pikirku hingga kupun takmampu  memilahnya  untuk sebuah kepastianku untuknya.
Ku ingin saat ini aku dapat merasakan hawa putih dengan sejuta kasih tanpa pamrih. Hanya itu…. hanya itu yang saat ini kuingin……

4 Responses to “Dalam sebuah dosa”

  1. 'sluw' Says:

    dosa–>iya lu berdosa kalee
    jujurmu–>jujur kacang ijo???
    kerikil–>tubuh yang penuh benjut kali kalo dilemparin
    alfa–>alfa gudang rabat??loe yang bangun??

    ahi gii ngomongin hati?400-an tuh di angkringan ditusuk2in lagi,apa mau dibakar sekalian sama tempe..??

    wahahahaha

  2. -KoSHa- Says:

    Aduuh sapi…Plis lagi deeh??
    segitunya amat siih? Dosa segala dibawa-bawa, Jalan berkerikil.. kenapa ngga diaspal aja coba biar halus..? “alfa yang kubuat” emangnya sakit, ijin, “alfa”, atau alfa, omega, gamma…??? emang dasar sapi ga pernah jelaas…makanya jangan kebanyak an begadang, buku ga jadi stress iya…huaehahahahaha……

  3. Danang Says:

    jaln yang berkerikil tidak akan membuat sesorang jatuh jika ia tahu bahwa jalan yang dilalui itu jalan yang berkerikil tajam yang dapat melukai kakinya sendiri.
    ambillah jalan yang tidak berkerikil jika memang tidak mau menerima resiko ambillah jalan yang lurus dan berpasir yang lembut dan hangat untuk perjalanan yang baru.

  4. Danang Says:

    ga jelas lu

Leave a Reply